Senin, 25 Oktober 2010

Sistem Pendukung Keputusan


Sistem pendukung keputusan (Decision Support System / DSS) pada awalnya diciptakan oleh dua professor di MIT (Anthony Gorry dan Michael S.Morton) pada tahun 70-an. Menurut mereka DSS harus diarahkan untuk mendukung manajemen pada masalah-masalah yang semi-structured (semi-terstruktur), yaitu masalah yang memiliki informasi kurang lengkap sehingga para manajer ragu dalam mengambil keputusan. DSS akan memberi dukungan atau alternatif penyelesaian sehingga para manajer dapat menguji alternatif ini untuk memilihi mana yang terbaik.
Menurut Alter ada enam macam dukungan yang bisa diberikan oleh DSS, dari yang paling mudah hingga yang cukup rumit, sebagai berikut:
  1. Mengambil elemen-elemen informasi dari database yang tersedia
  2. Menganalisis seluruh file laporan dari berbagai unit kerja dalam organisasi
  3. Menyiapkan laporan dari berbagai file, misalnya dari file rugi-laba, file analisis penjualan, dsb.
  4. Memperkirakan akibat dari suatu alternatif keputusan, disini digunakan model matematis, misalnya model pertumbuhan, lalu beberapa nilai dicoba, dan efek-nya dianalisis, sehingga bisa dipilih yang terbaik
  5. Mengusulkan keputusan, user bisa memakai model matematis, misalnya linear-programming, untuk mencari nilai optimal, hasilnya bisa diusulkan sebagai satu keputusan yang harus diambil.
  6. Mengambil keputusan, user bisa memilih model yang rumit dan hasil analisis-nya bisa diambil sebagai suatu keputusan.
Model dari suatu Sistem Pendukung Keputusan adalah sebagai berikut:
Model Sistem Pendukung Keputusan
Model Sistem Pendukung Keputusan
Perlu ditekankan bahwa tujuan dari DSS adalah:
  • Membantu manager dalam membuat keputusan untuk masalah semi-terstruktur
  • Mendukung penilaian manager bukan menggantikannya
  • Meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan

Mengapa Gempa Sulit Diramalkan – Animasi


ngunduh file
Download dan jalankan animasi
Tentunya kita sering bertanya-tanya tentang bagaimana gempa-gempa ini diramalkan ?
apakah mungkin diramalkan ?.
silahkan download animasinya klik saja gambar sebelah (ukuran file 600Kb)
Tapi semua tentunya sudah tahu apa itu gempa, kan. Mengapa bisa terjadi gempa ? Ya, karena bergesernya kerak-gerak bumi ini menyebabkan gesekan-gesekan yg terjadi pada zona tumbukan serta zona-zona patahan. Gesekan ini mengakibatkan terjadinya getaran atau kita sebut gempa. Banyak model-model gempa yg saat ini dikembangkan para ahli geologi dan geofisika. Salah satu teori “
tarik-ulur” gempa dapat dilakukan dengan model mekanik “slider block“.
Ini hanya salah satu teori dari sekian banyak model-model dalam menggambarkan gerakan-gerakan dan terjadinya gempa secara mekanis. Sebuah teori mekanis sederhana tentang bagaimana pusat-pusat gempa itu berpidah-pindah pusat gempanya. Kalau mau lihat gambarannya silahkan download animasinya disini slider_block_model
Teori ini menggunakan urutan beban dan pegas yg sambung-menyambung. Dengan model ini maka akan terlihat beberapa balok yg “saling terkait” oleh pegas (spiral). Masing-masing pegas memiliki elastisitas tekan dan tarik berbeda-beda. Ketika ditarik paka balok-balok ini akan bergerak, namun gerakannya tentunya tidak konstan dan kontinyu. Karena adanya ganjelan-ganjelan dibawah blok-blok ini maka balok-balok ini akan bergerak ketika kekuatan pegas melebihi kekuatan ganjel-ganjel dibawahnya. Seandainya balok-balok ini berupa balok yang seragam maka dengan model ini akan lebih udah dibuat model matematisnya, namun kenyataan alam selalu tidak ideal sehingga gempa itu tidak terjadi berurutan. Masing2 balok akan memiliki ritme sendiri2 dimana masing ritmenya tidak sama sekalii terpisah bahkan akan terkait satu dengan yang lain.
Model sederhana
Untuk mencoba bermain-main silahkan membuat sendiri model itu dirumah, ini dapat anda mulai lakukan dengan model yang paling sederhana, kemudin dengan model yang semakin kompleks. Nah untuk tujuan riset tentunya dengan model sesuai realitas di lapangan. Baik model matematisnya maupun model mekanisnya.
Perjalanan masih panjang.
Slider Block ModelModel lokomotif gempa ini tentunya memerlukan sebuah penelitian yang cukup pelik, rumit memerlukan ketelitian serta waktu panjang memakan waktu lama. Bayangkan saja masing-masing blok harus diteliti karakteristiknya. Masing-masing balok juga harus diketahui kecepatan pergerakannya. Tentunya memerlukan tenaga-tenaga generasi-generasi penerus bangsa untuk ikut aktif dalam penelitian yang sangat berguna untuk menyelamatkan umat manusia ini. Dari contoh riil urutan kegempaan dari satu segment patahan Mentawai itu saja kita tahu bahwa beberapa blok lain belum tersentuh para ahli. Belum lagi segment-segment diselatan Pulau Jawa. Semangko di Sulawesi dll. Jadi sangat rumit kalau menggunakan model matematis. Mungkin juga rumusnya yg sulit, selain parameter masing-masing segmen harus diukur. Cara ngukure piye ? Wah ini saja masih bisa berdebat panjang hanya berbicara cara ngukurnya. Mungkin ada yang tertarik jadi seismologist ?
Nah, intermezzo dikit …. alam Indonesia ini cukup unik dibandingkan belahan bumi lainnya. Selain memiliki potensi sumberdaya yg sangat banyak juga menyimpan potensi bencana. Jadi jelas sangat memerlukan buah pemikiran kita semua utk dimengerti dengan benar. Nanti lainkali aku crita potensinya energinya ya … masak gempa terus, masak cuman ndongeng sedih terus ya .. :)
Akhirnya kita sedikit bertambah pengetahuan mengapa urutan rentetan gempa tidak sederhana seperti “urut kacang” atau antri karcis. Jangan terlalu takut dan panik kalau gempa sudah menjalar. Toh kemarin kita semua tahu dalam waktu yang singkat (kurang dari setahun) gempa kuat kembali terjadi di Nias dan Mentawai, Bengkulu, Jogja trus balik lagi …. duh ini kayak biskota juga angkot-angkot di Jakarta yang ngga mau ikutan route yg sudah ditentukan ya ?. Nah sekali lagi …. ramalan urutan bukan hal yg penting lagi disini, namun kewasapadaan akan datangnya gempa tetap lebih berperan menyelamatkan kita dari bencana. Pelajari lagi pedoman menyelamatkan diri dari bahaya gempa.
Sulitnya teori mekanis ini akhirnya banyak yg memberikan ide untuk mencoba melihat gejala-gejala lain dari luar …. “luar angkasa” maksudnya. Salahsatunya melihat gelombang Elektromagnetik dengan satelit. Pengamatan gelombang elektromagnet ini ada yg mencoba mengukurnya dari permuakaan tanah, namun ada juga yang dari satelit ! Hebat ya, mengukur sesuatu dibumi tetapi menggunakan teknologi satelit. Salah satunya yang dilakukan oleh Perancis. dengan satelite yg disebut DEMETER….
Apaan lagi sih DEMETER ? … waaak nanti lain kali aku terusin, aku kan juga harus istirahat, rajin-rajin aja kesini. Doain aja aku sehat dan ada waktu buat mendongeng lagi :)
Jadi ingat … jangan tunggu ramalan !
Jangan lagi bertanya kepada para ahli kapan gempa akan terjadi lagi. Karena memang tidak mudah meramalkannya. Bahkan untuk saat ini masih belum mungkin menjawab kapan gempa berikutnya dalam periode tahun, bulan atau hari.

Gempa Terkini...



Tengoklah sekitarmu !

Gempa di dunia
Gempa di dunia
Untuk mengatasi issue kejadian bencana (gempa) yang merugikan. Dibawah ini ada sebuah peta kegempaan selama sepekan lalu untuk Dunia dan Australasia. Tengoklah sesekali, sehingga kamu tahu seperti apa dinamika bumi ini. Jangan ketakutan akan terjadi gempa, tetapi jangan lengah ketika gempa.
Coba hitung berapa gempa terjadi disekitar kita ! :D .
Versi USGS (US Geological Survey) diupdate setiap saat !
Waktu dalam UTC (Coordinated Universal Time), untuk WIB ditambah 7 Jam

Australia-Indonesia Region

Map showing earthquakes

Minggu, 10 Oktober 2010

12 Negara Internet Tercepat Dunia (Indonesia Peringkat 138)


Tiap tahun jumlah pengguna internet di dunia meningkat pesat dan diiringin dengan perkembangan teknologi yang mendampinginnya.  Peningkatan ini terjadi karena  internet memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan dan penyebaran ilmu pengetahuan, sains, informasi up to date, relasi (situs jejaring), hingga ekonomi, bisnis,  politik dan religi.Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet atau lebih dikenal e-commerce.

Besarnya pengaruh (sisi positif) internet membuat negara-negara maju berlomba memperbesar infrastruktur, jaringan dan teknologi internet. Bagi pemerintah bersama stakeholder (provider/operator) negara-negara maju, mereka telah memperbesar kecepatan internet hingga angka fantastis bila dibanding dengan negara seperti Indonesia. Adalah negara Korea Selatan yang menjadi negara dengan akses internet tercepat, yang disusul Jepang.

Berikut 12 Negara (Wilayah) dengan kecepatan Internet tertinggi
RankNegaraKecepatan Akses
1Korea Selatan21,71 Mb/s
2Jepang16.00 Mb/s
3Aland Island15.02 Mb/s
4Lithuania13.44 Mb/s
5Latvia13.35 Mb/s
6Swedia13.26 Mb/s
7Romania12.85 Mb/s
8Belanda12.32 Mb/s
9Bulgaria12.02 Mb/s
10Republik Moldova10.00 Mb/s
11Hong Kong (China)9.52 Mb/s
12Slovakia8.92 Mb/s
28Amerika Serikat5.1 Mb/s (Update)
138Indonesia1.21 Mb/s
                                                                 Sumber : Speedtest (Update 14 Okt 2009)

Tabel diatas menunjukkan kecepatan rata-rata akses internet yang berhasil diolah oleh speedtest.net.  Dari kecepatan tersebut, maka waktu rata-rata untuk mengakses sebuah situs di Korea atau Jepang hanya dibutuh waktu hitungan detik. Hal yang berbeda dengan Indonesia, yang membutuh waktu beberapa detik hingga belasan bahkan puluhan detik.

Sejarah Susunan Keyboard


Pernahkah kalian berfikir mengapa susunan keyboard yang sehari-hari yang umumnya kita gunakan dibuat dengan susunan yang seperti itu. Dan apakah menurut kamu apakah susunan yang seperti itu merupakan yang paling efisien yang pernah dibuat sehingga kita akan lebih mudah dan cepat untuk kita mengetik.
Begini, susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini (QWERTY) sebenarnya adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien yang ditujukan agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Mengapa demikian? Ini dia sejarah susunan keyboard..
Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes (1868). Saat menciptakan mesin ketik prototype sebelumnya, malah sangat memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat.
Terlalu cepatnya kemungkinan dalam mengetik tersebut, sampai- sampai sering timbul masalah pada saat itu. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu mengalami kegagalan mekanik, yang lebih sering diakibatkan karena batang-batang itu saling mengait (jamming).
Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan itu demikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya jelas, untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya. 



khirnya susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan pada tahun 1973 diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization). Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.

Secara penelitian saat itu, susunan DVORAK memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya DVORAK harus tunduk karena dominasi QWERTY yang sudah terjadi pada organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung resiko rush apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK.
Satu-satunya pengakuan adalah datang dari ANSI (American National Standard Institute) yang menyetujui susunan keyboard Dvorak sebagai versi alternatif di sekitar Tahun 1970. Susunan keyboard lainnya yang masih perkembangan dari susunan QWERTY adalah QWERTZ yang dipakai di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dll. AZERTY oleh negara Prancis dan Belgia, QZERTY, dll.